Kota Tua Jakarta, Semakin Tua Semakin Ternama

Kota tua Jakarta yang terletak di wilayah bagian utara jakarta kini semakin ramai, terdapat banyak perbedaan yang saya dapati ketika kembali menyusuri wilayah bersejarah bagi kota Jakarta ini setelah satu setengah tahun yang lalu. Kini wilayah tersebut semakin diminati masyarat Jakarta sebagai salah satu altrenatif wisata sejarah yang murah meriah. Seiring dengan banyaknya blog, situs dan liputan yang memuat eksotisme wisata sejarah, berbagai acara besar yang menjadikan kota tua sebagai tuan rumah pun turut mempopulerkan tempat ini. Maka tak heran ketika saya kembali kesana untuk mengikuti kopdar komunitas Belajar Kreatif pada Sabtu (27/03/10), terasa banyak sekali perbedaan.

Semakin ternamanya Kota Tua Jakarta membuat tempat ini semakin ramai dikujungi, beberapa hal yang menjadi alasan diantaranya  lokasi yang terhitung dekat, akses yang sangat mudah untuk menjangkau tempat ini, bahkan dengan berbagai sarana angkutan umum apapun  seperti Trans Jakarta Busway, kereta api, angkot, metromini, bus mayasari bakti bahkan bajaj sekalipun serta murahnya biaya yang dikeluarkan untuk berwisata di tempat ini. Bayangkan saja, tiket masuk beberapa musium di kawasan ini hanya berkisar antara 1000-4000 rupiah bahkan tak perlu memasuki musium pun kita sudah bisa merasaka nuansa kota tua.

Tak hanya dengan memasuki musium untuk menikmati wisata sejarah ditempat ini, salah satu alternatif kegiatan lain  yang bisa kita lakukan  adalah bersepeda ontel ala noni Belanda.  Berbeda sejak 1,5 tahun yang lalu, penyewaan sepeda ontel di halaman musium Fatahillah kini semakin menjamur dengan berbagai jenis sepeda yang berwarna-warni dan dilengkapi assesoris noni belanda seperti topi lebar tahun 40an. Menarik bukan??? Sewa sepedanya pun cukup terjangkau, hanya 20.000 rupiah untuk 1 jam atau bisa di negosiasikan dengan penyewa jika kita ingin bersepeda sebentar saja.

Selain sebagai lokasi wisata sejarah, tempat ini juga populer dijadikan lokasi pemotretan karena memiliki banyak spot2 yang sangat bernuansa kolonial, baik pemotretan pre-wedding ataupun pemotretan profesional bagi para model. Bahkan lokasi ini acap kali dijadikan lokasi syuting.

Nah…sekarang ngga heran kan kalau kawasan kota tua Jakarta semakin ternama saja. Buat yang ingin berkunjung kesini, berikut beberapa informasi yang mungkin berguna bagi anda sekalian…..lets cekidot beibeh :

Akses ke kawasan kota tua Jakarta :

  1. busway : dari shelter mana saja naik busway ke kawasan kota tua, jika dari PGC dan Kampung Melayu transit pertama di Senen untuk naik busway jurusan Pulo Gadung-Harmoni, kemudian transit di Harmoni untuk menuju kota tua.
  2. kereta : bisa menggunakan kereta ekonomi AC jurusan bekasi-kota atau bogor-kota atau kereta api yang memiliki jurusan ke stasiun jakarta kota.
  3. dari kampung rambutan atau pasar rebo bisa menggunakan bis mayasari bakti P 17 A jurusan kampung rambutan-kota.

Kegiatan yang bisa dilakukan di kota tua Jakarta

  1. mengunjungi beberapa musium seperti musium bank mandiri, musium bank indonesia, musium fatahillah, musium wayang dan musium seni rupa.
  2. mengeksplorasi musium fatahillah yang memiliki penjara bawah tanah ataupun meriam si jagur yang memiliki mitos tersendiri.
  3. bersepeda ala noni atau menir belanda di halaman musium fatahillah mengelilingi kawasan kota tua.
  4. berfoto ria dengan nuansa kolonial.
  5. bernostalgia di kafe batavia yang memiliki kisah tersendiri.
  6. mengunjungi beberapa tempat lain di kawasan ini seperti jembatan merah atau jembatan intan, pasar ikan ataupun pelabuhan sunda kelapa yang memiliki nuansa kota tua yang berbeda.
  7. berwisata kuliner jajanan lokal yang saat ini sangat sulit ditemukan seperti es potong, kerak telor ataupun rujak bebek.

Foto Kota Tua Jakarta bersama komunitas Belajar Kreatif (fotografer : Afif Chandra Kusuma)

kopi darat di halaman musium fatahillah

kopi darat di halaman musium fatahillah

eksotisme jembatan intan

pelabuhan sunda kelapa

Foto-foto Kota Tua Jakarta 1,5 tahun yang lalu (fotografer : maggie,  vidya dan abang2 es cincau)

meeting point-stasiun jakarta kota

first visit to kota tua-halaman musium fatahillah

saya dan kedua sahabat saya - pelabuhan sunda kelapa

About these ads

About Aliya Mu'afa

Backpackers, graphic designer, blogger and founder triphemat.com

Posted on March 31, 2010, in Travelling. Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. wah potonya bagus,
    says sudah beberapa kali ke kota tua nyari jembatan kota intan ko nggak pernah nemu ya …
    dari museum kota itu ke arah mana?
    ke arah museum pos itu bukan?? :D

    • jembatan intan itu berada terpisah di kompleks musium fatahillah. letaknya berdekatan dengan hotel batavia mas…..ikuti aja terus jalan raya yg di depan musium bank indonesia….

      salam jalan-jalan ^^

  2. hmmm ada tmpat pnginapan yg murah g y di kotu???

  3. dari stasiun kota ke pelabuhan sunda kelapa naik apa ya?

  1. Pingback: Quicky express: next trip to Kota Tua Jakarta « ladynup2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 69 other followers

%d bloggers like this: