Trip Body Rafting Green Valley – Citumang, Pangandaran

Mungkin banyak yang mengira bahwa saya salah ketik, karena seharusnya yang tertulis adalah Body Rafting Green Canyon.  Perlu diketahui, Green Valley atau yang bernama asli Citumang juga menjadi salah satu wisata body rafting selain Green Canyon. Namanya mungkin belum banyak dikenal dibanding Green Canyon yang sudah dipadati wisatawan, terutama pada akhir pekan.

sungai citumang

sungai citumang

Green valley sendiri baru mulai dikenal setahun belakangan, letaknya yang tak jauh dari pantai batu hiu membuat kawasan sungai citumang ini mulai dilirik sebagai destinasi baru. Kawasannya yang masih sangat asri dan belum banyak pengunjung membuat saya penasaran dan akhirnya berencana membuat trip ke sana. Seperti pada trip-trip sebelumnya, pada trip body rafting citumang kali ini pun saya membuat invitation untuk bergabung dalam trip ini.

 

Jujur saja, untuk mengurusi trip share cost kali ini saya sedikit kelimpungan karena banyak yang cancel tiba-tiba dengan berbagai  alasan. Namanya juga share cost, jika ada satu orang saja yang cancel maka biaya akan berubah dan ditanggung bersama. Maka dengan sangat menyesal ada uang satu orang yang terpaksa hangus karena cancel pada menit-menit keberangkatan. Doh!!! :(

menikmati sunrise di pantai pangandaran timur

beautiful sunrise pantai pangandaran timur

beautiful sunrise pantai pangandaran timur

Oke baiklah…lupakan semua kendala, mari kita senang-senang….huehehehehe. pada kesempatan kali ini trip diikuti orang-orang hebat dan seru. Diantaranya ada mbak Viona yang (ternyata) seorang penyanyi dengan suara aduhai, Untung Sihombing si fotografer keren, Riffani yang seorang designer muda dan banyak lagi.

 

Perjalanan dimulai dari meeting point di halte UKI hari jum’at jam 8 malam.  Alhamdulillah tidak ada kendala yang berarti dan kami tiba di pantai pangandaran timur jam 5 pagi untuk menantikan saat-saat matahari terbit. Dan lagi-lagi kami beruntung karena kala itu matahari terbit dengan sempurna, semburat cahayanya yang keemasan sama sekali tidak terhalang awan.

 

Setelah sarapan, kami segera melanjutkan perjalanan menuju sungai citumang. Mobil melaju kearah parigi, dan tepat sebelum pertigaan pantai batu hiu belok kanan menuju jalan yang lebih sempit namun dikelilingin persawahan yang menghijau. Kurang lebih setengah jam dari pertigaan akhirnya kami sampai dan disambut oleh Kang Tata, Tour Leader di Green Valley. Setelah  bersiap-siap (ganti baju dll) akhirnya kami diajak menyusuri hutan untuk menuju hulu sungai citumang.

ready to body rafting

menyusuri aliran sungai citumang yang berwarna hijau toska

Hawa yang sejuk dan tenang betul-betul membuat kami merasa sangat relaks berada di tempat ini.  Bahkan belum sampai di hulu sungai kami sudah disuguhi aliran air yang sangat menggoda untuk segera nyebur. Nggak perlu diperintah, kami pun siap dengan segala pose ketika kamera di klik di sepanjang perjalanan. Apalagi ada si fotografer. Hihihihihi (kesempatan banget!).

 

Hanya sekitar 15 menit trekking akhirnya kami sampai di hulu sungai citumang. Dan sebelum nyebur untuk body rafting kami briefing dan berdoa terlebih dahulu. Setelah berdoa???? Kami serempak nyemplung ke sungai denga air berwarna hijau toska bening. Brrr…..rasanya seger banget.  Untuk spot pertama, kami diajak ke mulut Goa dan ditantang untuk loncat dari ketinggian 6 meter dari akar yang tumbuh disekitarnya . Puas main dan loncat (bagi yang berani),  kami diajak menyusuri goa yang dalamnya tidak sampai 50 meter, keadaan goa yang sangat gelap membuat oksigen menjadi terbatas.  Dan kami pun memutuskan untuk segera keluar dan menuju tantangan berikutnya.

siap nyemplung

 

Tak disangka, tantangan selanjutnya lagi-lagi lompat dari ketinggian, Cuma sekitar 3 meter sih…tapi kali ini lompat dari air terjun mini dengan keadaan air yang cukup berarus. Takut??? Pasti lah….tapi berhubung teman-teman yang lain sudah lompat duluan (bahkan ada yang beberapa kali lompat dengan berbagai gaya) akhirnya saya lompat juga setelah menguatkan nyali selama setengah jam lebih. Fiuhhh….akhirnya.

lompat dari mulut goa setinggi 6 meter

dare to jump...

and i jump!!!

Selama menunggu saya berani lompat, ternyata teman-teman lainnya yang sudah lompat duluan mencoba memasuki goa mini yang berada di dalam air terjun. Konon, dalam goa yang cukup sempit itu memiliki stalaktit yang indah. Setelah semuanya berhasil lompat (dengan gaya apapun, termasuk gaya batu) kami melanjutkan perjalanan menuju hilir sungai citumang dengan mengikuti arus. Selama perjalanan lagi-lagi kami dimanjakan suasana hijau yang damai. Apalagi hanya rombongan kami yang kala itu menikmati sensasi body rafting disini.

bendungan di hilir sungai citumang

Sampai dihilir yang ditandai dengan adanya sebuah bendungan air, kami segera naik ke daratan untuk kembali ke titik awal kedatangan. Tapi salah satu guide ternyata ada yang iseng mengerjai dengan pura-pura terluka hingga mengeluarkan darah yang banyak. Sempat panik dan hampir merelakan jilbab saya untuk memberikan pertolongan pertama namun ternyata “darah” yang keluar dari luka dikakinya adalah cairan dari daun jati yang digosok. Hadeuuuhhhh…..*toyor juga nih*

 

Lelah dan lapar setelah body rafting segera kami obati dengan makan siang di warung ikan bakar di sekitar lokasi citumang. Sekilas warung tampak nyaman dengan nuansa pedesaan. Apalagi terdapat kolam besar yang bisa digunakan untuk bermain perahu. Namun ternyata eh ternyata setelah 2 jam berlalu (rasanya sampai habis kesabaran untuk menunggu) akhirnya pesanan kami datang juga. Sedikit maklum, ternyata kokinya single fighter bo! Semua pelayannya pulang kampung….yang tadinya mau ngamuk-ngamuk malah jadi kasihan.

mampir bentar di green canyon

menjemput malam di pantai batu karas

Berhubung makan siang yang sangat wasting time, hari pun sudah semakin sore. Kami melanjutkan perjalanan untuk sekedar mengunjungi green canyon, kala itu kami adalah pengunjung terakhir yang dibolehkan untuk membeli tiket. Dari green canyon kami segera menuju pantai batu karas untuk sekedar menikmati senja yang hampir hilang. Di pantai cantik ini, tak banyak yang bisa kami lakukan karena hari terlajur gelap.

 

Malam siap menjemput, kami segera bergegas kembali ke Jakarta setelah sebelumnya makan malam dulu di sekitar pasar parigi. Alhamdulillah…8 jam berikutnya kami telah sampai di halte UKI. Terima kasih buat semua teman-teman yang ikut serta pada trip kali ini. Mohon maaf jika banyal hal yang kurang berkenan. Semoga trip kali ini dan seterusnya menjadi trip yang menyenangkan dan meninggalkan berbagai kesan.

 

All the great photos by : Untung Saroha Sihombing

 

Biaya Trip Body Rafting Citumang

  1. Sewa elf  (dihitung) 2,5 hari termasuk supir & BBM           2.500.000
  2. Sewa avanza (dihitung) 2 hari termasuk supir & BBM       1.200.000
  3. Biaya masuk wisata (pangandaran dan batu karas)           250.000
  4. Biaya body rafting Citumang                                                       50.000/orang
  5. Makan 2 x 15.000                                                                             30.000/orang
  6. Sarapan (Roti, selai dan susu )                                                    250.000
  7. Biaya masuk green canyon (tanpa body rafting)                 75.000/perahu (5 orang)
  8. Tol, parkir dan tip supir                                                                  400.000
  9. Biaya tak terduga                                                                             200.000
  10. Dan lain-lain
About these ads

About Aliya Mu'afa

Backpackers, graphic designer, blogger and founder triphemat.com

Posted on October 10, 2011, in Travelling. Bookmark the permalink. 8 Comments.

  1. Trip yang menyenangkan…T.O.P B.G.T EO nya

  2. Mba, ada nomor kontak yang bisa dihubungi kalau mau body rafting di Citumang? Mohon infonya ya. terima kasih :)

  3. waaa…keanya seruu tuh mba…pen iiehh ikutan,,,huhuhu

    padahal kuliah dibandung py lom pernah kesana,,hiks

  4. btw, saya mau nanya… Untuk sewa elf nya dmn ya?
    thnx..

  5. berapa org totalnya dan biaya per orang nya brp itu,,

  6. terima kasih telah mengunjungi green canyon kapan kapan bodyrafting bareng janggala ya hehe…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 72 other followers

%d bloggers like this: