Monthly Archives: March 2010

Kota Tua Jakarta, Semakin Tua Semakin Ternama

Kota tua Jakarta yang terletak di wilayah bagian utara jakarta kini semakin ramai, terdapat banyak perbedaan yang saya dapati ketika kembali menyusuri wilayah bersejarah bagi kota Jakarta ini setelah satu setengah tahun yang lalu. Kini wilayah tersebut semakin diminati masyarat Jakarta sebagai salah satu altrenatif wisata sejarah yang murah meriah. Seiring dengan banyaknya blog, situs dan liputan yang memuat eksotisme wisata sejarah, berbagai acara besar yang menjadikan kota tua sebagai tuan rumah pun turut mempopulerkan tempat ini. Maka tak heran ketika saya kembali kesana untuk mengikuti kopdar komunitas Belajar Kreatif pada Sabtu (27/03/10), terasa banyak sekali perbedaan.

Semakin ternamanya Kota Tua Jakarta membuat tempat ini semakin ramai dikujungi, beberapa hal yang menjadi alasan diantaranya  lokasi yang terhitung dekat, akses yang sangat mudah untuk menjangkau tempat ini, bahkan dengan berbagai sarana angkutan umum apapun  seperti Trans Jakarta Busway, kereta api, angkot, metromini, bus mayasari bakti bahkan bajaj sekalipun serta murahnya biaya yang dikeluarkan untuk berwisata di tempat ini. Bayangkan saja, tiket masuk beberapa musium di kawasan ini hanya berkisar antara 1000-4000 rupiah bahkan tak perlu memasuki musium pun kita sudah bisa merasaka nuansa kota tua.

Tak hanya dengan memasuki musium untuk menikmati wisata sejarah ditempat ini, salah satu alternatif kegiatan lain  yang bisa kita lakukan  adalah bersepeda ontel ala noni Belanda.  Berbeda sejak 1,5 tahun yang lalu, penyewaan sepeda ontel di halaman musium Fatahillah kini semakin menjamur dengan berbagai jenis sepeda yang berwarna-warni dan dilengkapi assesoris noni belanda seperti topi lebar tahun 40an. Menarik bukan??? Sewa sepedanya pun cukup terjangkau, hanya 20.000 rupiah untuk 1 jam atau bisa di negosiasikan dengan penyewa jika kita ingin bersepeda sebentar saja.

Selain sebagai lokasi wisata sejarah, tempat ini juga populer dijadikan lokasi pemotretan karena memiliki banyak spot2 yang sangat bernuansa kolonial, baik pemotretan pre-wedding ataupun pemotretan profesional bagi para model. Bahkan lokasi ini acap kali dijadikan lokasi syuting.

Nah…sekarang ngga heran kan kalau kawasan kota tua Jakarta semakin ternama saja. Buat yang ingin berkunjung kesini, berikut beberapa informasi yang mungkin berguna bagi anda sekalian…..lets cekidot beibeh :

Akses ke kawasan kota tua Jakarta :

  1. busway : dari shelter mana saja naik busway ke kawasan kota tua, jika dari PGC dan Kampung Melayu transit pertama di Senen untuk naik busway jurusan Pulo Gadung-Harmoni, kemudian transit di Harmoni untuk menuju kota tua.
  2. kereta : bisa menggunakan kereta ekonomi AC jurusan bekasi-kota atau bogor-kota atau kereta api yang memiliki jurusan ke stasiun jakarta kota.
  3. dari kampung rambutan atau pasar rebo bisa menggunakan bis mayasari bakti P 17 A jurusan kampung rambutan-kota.

Kegiatan yang bisa dilakukan di kota tua Jakarta

  1. mengunjungi beberapa musium seperti musium bank mandiri, musium bank indonesia, musium fatahillah, musium wayang dan musium seni rupa.
  2. mengeksplorasi musium fatahillah yang memiliki penjara bawah tanah ataupun meriam si jagur yang memiliki mitos tersendiri.
  3. bersepeda ala noni atau menir belanda di halaman musium fatahillah mengelilingi kawasan kota tua.
  4. berfoto ria dengan nuansa kolonial.
  5. bernostalgia di kafe batavia yang memiliki kisah tersendiri.
  6. mengunjungi beberapa tempat lain di kawasan ini seperti jembatan merah atau jembatan intan, pasar ikan ataupun pelabuhan sunda kelapa yang memiliki nuansa kota tua yang berbeda.
  7. berwisata kuliner jajanan lokal yang saat ini sangat sulit ditemukan seperti es potong, kerak telor ataupun rujak bebek.

Foto Kota Tua Jakarta bersama komunitas Belajar Kreatif (fotografer : Afif Chandra Kusuma)

kopi darat di halaman musium fatahillah

kopi darat di halaman musium fatahillah

eksotisme jembatan intan

pelabuhan sunda kelapa

Foto-foto Kota Tua Jakarta 1,5 tahun yang lalu (fotografer : maggie,  vidya dan abang2 es cincau)

meeting point-stasiun jakarta kota

first visit to kota tua-halaman musium fatahillah

saya dan kedua sahabat saya - pelabuhan sunda kelapa

Curug Luhur, Keindahannya yang tak lagi alami

Kecintaan saya untuk berwisata alam terutama curug (air terjun) coba saya tularkan ke adik-adik sepupu saya…..Jadi ketika libur lebaran th 2009 lalu saya mengajak mereka berwisata ke Curug Luhur diCiapus Bogor. Berbekal informasi yang kami dapatkan dari si mbah Google kami brangkat ke Curug Luhur dengan persiapan yang cukup.

saya dan curug luhur

Curug luhur terletak di lalulintas jalan raya Bogor – Gunung salak Endah. Letak yang relatif mudah dijangkau inilah yang menjadikan ramainya curug luhur dikunjungi setiap saat.

Perjalanan kami mulai dari rumah sejak pukul 8 pagi. Karena kami menggunakan kendaraan umum jadi rute yang kami ambil adalah Kampung Rambutan – Terminal Baranangsiang – Ramayana – Ciapus. Tips dari saya, ketika hendak menaiki angkot ke Ciapus sebaiknya anda bilang ke supir angkotnya kalau anda ingin ke Curug Luhur. Karena angkot trayek ini melewati 2 wisata curug sekaligus. Yaitu Curug Nangka dan Curug Luhur.

Atau jika anda ingin berwisata ke curug ini menggunakan  kereta, anda turun di stasiun kereta bogor lalu anda naik angkot jurusan Ramayana dan disambung dengan angkot lagi tujuan Ciapus. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi perjalanan ke Curug luhur, bisa melalui beberapa alternatif jalan, salah satunya dapat melalui jalan raya Bogor kearah leuwiliang, belok di pertigaan Cikampak, dan menelusuri jalan menuju tenjolaya (Belok kiri terus), maka akan sampai di Curug Luhur.

baru sampai di curug luhur

Butuh waktu 2,5 jam bagi kami untuk menuju curug ini, perjalann paling berat yang kami lalu justru ketika menaiki angkot jurusan Ciapus dari Ramayana karena ternyata jaraknya jauuuuuuuuuhhhhhh……banget. Ya kira-kira hampir sama lah dari jarak Jakarta-Bogor, tapi kali ini menggunakan angkot dan dengan jalan yang nenanjak serta berliku…yah kalo ngga makan mungkin bisa muntah karna pusing kali ya….

curug luhur yang rameeeee......banget

curug luhur yang rameeeee......banget

Sesampainya di sana, suasana yang kami temui adalah suasana layaknya tempat rekreasi ketika musim libur tiba. Sumpah rameee……banget!!! dan mungkin karena musin liburan ya, jadi tiket masuk pun yang pada hari normal cuma 10.000 kini menjadi 15.000. Awalnya menurut saya ini adalah tiket termahal untuk memasuki wisata curug. Tapi ketika masuk ke dalam saya akhirnya tau alasannya. Ternyata di lokasi ini sudah dibangun banyak fasilitas serta kolam renang yang mengelilingi lokasi Curug Luhur. Sayangnya Kolam renang yang dibangun sangat tidak teratur dan dibangun dengan konstruksi seadanya hingga membuat lokasi ini menjadi kurang indah dan meminimalisasi kealamian wisata curug. Pun dengan fasilitas yang dibangun, sungguh tidak teratur. Hmm…sayang banget ya???

Tapi tak apalah…..udah jauh2 kesini, masa mau pulang lagi???? kami pun segera berganti pakaian dan main air. Hal pertama yang kami lakukan yaitu mencoba perosotan yang letaknya persis di samping air terjun. Wusss……byuurrrrr…..perosotan yang terbuat dari ubin dan kemiringannya hampir tegak lurus ini hampir saja membuat jantung saya copot!!! hahaha.

Masih penasaran dengan curugnya, kami pun mencoba bermain air di kolam curug. Kolam Curug Luhur ini terhitung cukup lebar dan semakin mendekati curug semakin dalam, konon terdapat pusaran air dibawahnya yang mampu menyedot orang bila tidak berhati-hati. Hihihi untung kami di pinggirannya saja, maklum lah…ngga ada yang bisa berenang sampai ketengah apalagi mendekati curug. Curug Luhur ini memiliki ketinggian

sekitar 30 meter, dengan debit air yang cukup deras, curug ini terlihat sangat indah dan percikan airnya membentuk pelangi.

kolam renang di curug luhur yang dipadati pengunjung

Belum puas dengan perosotan yang hampir tegak lurus dan kolam curug, Kami nekat mencoba perosotan paling tinggi yang letaknya dekat pintu masuk. Melihat perosotan yang sangat tinggi (kira-kira panjangnya 50 meter dengan ketinggian 25 meter), akhirnya cuma saya dan sepupu saya yang punya nyali untuk tetap mencoba perosotan ini. Kami pun menaiki anak tangga untuk mencapai tempat meluncur yang paling tinggi. Melihat keberanian kami berdua untuk meluncur dari tempat yang paling tinggi, anak2 yang meluncur dari tengah-tengah perosotan pun segera minggir dan sesaat kemudian para pengunjung yang berenang di kolam tersebut ikut memperhatikan keberanian kami berseluncur.

1..2…3… dengan suara2 yang menyemangati kami, akhirnya kami meluncur. Wusssssssss bug bug bug byurrrrrrr….posisi saya yang salah ketika meluncur membuat saya beberapa kali kepentok dinding perosotan, dan sialnya yang

kepentok adalah muka saya yang kala itu mengenakan kacamata (duh goblok banget ya mw seluncuran masih aja pake kacamata). Hasilnya adalah, udah

jantung serasa mw copot, disambut dengan tepukan tangan para pengunjung, badan sakit-sakit karena kepentok, hidung serasa patah dan yang paling sial adalah kacamata saya retak !!!! ohhh….damn!!! langsung bete banget deh….hiks2 kacamata buat saya sudah seperti mata asli, ngga bisa deh pokoknya kalo tanpa kacamata. Maklum saya kan minus 6. Hiks2 parah ya??

tetep eksis dengan kacamata retak...hihihi

Ngga lama setelah kejadian seluncur membawa petaka itu, kami memutuskan untuk pulang….toh sudah jam 2 siang,  dan kami masih ingin berwisata kuliner di Warung Taman yang berlokasi di jl. Salak tepatnya di belakang Taman Kencana.

Curug Luhur….andai di urus secara professional, mungkin akan menjadi salah satu water park dengan pemandangan alam eksotis karna berenang dengan pemandangan air terjun yang sangat indah dan bukit2 nan asri.

Lele Unik di Pecel Lele Lela

Mau makan pecel lele dengan gaya kece dan rasa yang jauh berbeda??? Pecel Lele Lela tempatnya!!! Unik banget loh tempat makan yang satu ini. Selain menu lele yang dibuat sangat bervariasi dengan bumbu2 internasional, tempat ini juga menyambut para tamunya dengan salam yang unik.  Jadi pertama dateng semua karyawannya bakal nyambut kita dengan ‘greeting’ yang we-a-we banget, “Selamaaat Pagiii Lela…..” —> Walaupun, siang, sore, malam, mereka bakal bilang selamat pagi, menunjukkan semangat yang masih fresh. Dan ngga peduli tamu pria atau wanita yang datang, semua dipanggil Lela alias Lebih Laku. Seakan slogan ini menjadi mantra khusus agar tempat ini selalu laris manis. Olahan masakan lele-nya juga enak2, mulai dari lele original sampai lele saus teriyaki, bumbu tepung ampe yang pedeees banget juga ada.  harganya juga standard….1 posri lele cuma 12000

Oiya, yang paling unik, kalo kamu ulang tahun, kamu bisa makan gratis looh, dan yang namanya LELA, makan gratis seumuuur hidup. Unik banget kan! Cobain deh, ga bakal nyesel :D

yang namanya lela makan gratis seumur hidup...

saya sih paling rekomendasiin yang lele saos padang….sumpah saosnya ajiiiibbbbbb banget!!! buat yang ngga terlalu suka lele…disini juga ada beberapa menu ayam koq….siapkan aja uang 20.000 kalo mau makan disini…12.000 untuk lele atau ayam, 3000 untuk nasi dan sisanya untuk minum.

Pecel Lele Lela buka setiap harinya mulai pukul 10.00-22.00 WIB.
yang saya tau ada tiga tempat (pokoknya iat aja yang ada logo ala starbuck gini) :

logo lele lela ala starbuck

1. Jl. Raya Kalimalang Blok A No. 5-7
Duren Sawit, Jakarta Timur

2. Jl. Margonda Raya Depok
100 meter dari gang gunadarma (kober), sebelah restoran mang kabayan….

3. Jalan rusa raya no 45 cikarang baru – jababeka

Restoran Pecel Lele Lela ini memiliki tempat yang terhitung lumayan nyaman dan dilengkapi beberapa fasilitas seperti kamar mandi, wastafel dan mushola mini. Tatanan interiornya pun cukup eyecathcing dengan perpaduan warna hijau kuning yang menyegarkan. Dibeberapa sudut terdapat foto2 menu yang menggugah selera makan, papan info tentang manfaat lele  serta slogan2 yang menurut saya agak lebay tapi lucu…hihihi misalnya gini ” BERSAMA KAMI, LELE AKAN MENJADI MAKANAN INTERNASIONAL”.

SELAMAT MENCOBA…..

Saya suka film India ;p

Membaca judulnya saja, pasti sudah pada under estimate duluan ya? hahaha. Saya wajar saja koq, secara dari dulu Film produksi Bollywood terkenal karna kebanyakan nyanyi2 serta tarian dan cerita yang hampir sama, ditambah lagi durasi yang luamaaaaa…..banget (film biasa hanya 90 menitan, film India sampai 3 jam lebih !!!). Hmmm gimana ngga bikin orang rada males nontonnya??

Tapi lain dulu lain sekarang, perkembangan Film Bollywood yang semakin pesat membuat produksinya semakin variatif. Banyak ide2 cerita yang justru lebih bagus dari film2 Hollywood, apalagi setelah film  Slumdog Millionaire memenangkan beberapa piala Oscar-Piala yang paling tinggi kastanya di dunia perfilman mancanegara-pada tahun 2009 lalu. Film Bollywood kini semakin melesat tidak hanya segi kuantitas, tapi juga kualitas. Kalau saya perhatikan, Film India jaman sekarang justru semakin modern dengan mengurangi nyanyian2 serta tariannya, kalaupun ada musiknya kini jauh lebih up to date (ngga jadul2 amat lah pokonya). Tak hanya itu, film ini lebih menonjolkan eksotisme alam India yang jarang di eksplorasi pada film2 sebelumnya, tapi film India tetap saja film india, budaya Hindustan tidak pernah betul2 lepas pada setiap film ini. Apalagi logat bicaranya, mau pake bahasa Inggris pun tetep aja malah jadi Enghin alias English Hindustan. hahaha jayus ya.

Nah….beberapa waktu lalu saya sempat menonton film India yang berjudul 3 Idiots, film ini menceritakan tentang bagaimana kita belajar sesungguhnya, dimana belajar bukan hanya semata2 menghafal apa yang ada di buku atau demi mendapatkan nilai terbaik ketika ujian. Film yang dibintangi Aamir Khan ini juga mengangkat permasalahan yang “Asia Banget” dalam hal derajat sebuah profesi dan gender. Misalnya kalau mau derajatnya naik anak perempuan ya jadi dokter, laki-laki ya insinyur. Padahal sebuah professi yang baik tidak dilihat dari profesi apa tapi lebih dilihat bagaimana ia menjalani profesi tersebut.

Film India lain yang baru-baru ini telah saya tonton adalah My Name is Khan, film yang di bintangi Shahrukh Khan ini mengangkat kisah perjuangan muslim Amerika menghadapi tudingan teroris pasca peristiwa 9/11 dengan cinta kasih karena memang pada hakikatnya Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Sebuah ide cerita yang cukup langka dan berani karena film ini diputar di negara-negara yang turut menyudutkan Islam seperti beberapa negara kawasan Eropa dengan mengangkat isu yang sangat sensitif. Kegigihan Rizwan (Shahrukh Khan) untuk membuktikan bahwa Islam tidak seperti yang di gambarkan warga Amerika pasca peristiwa tersebut menjadi sangat menyentuh mengingat Rizwan sendiri adalah pengidap gejala autis, Asperger Sindrome.

Coba bandingkan dengan industri perfilman kita yang semakin dibanjiri film bergenre horor dengan bumbu adegan ranjang dan film jayus dengan tema2 yang monoton??? Tapi ngga saya pungkiri kalau ada juga film kita yang begitu inspiratif  seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dll. Semoga kedepannya industri perfilman kita tidak hanya mengejar laba, tapi juga memiliki misi memotivasi anak bangsa ke arah yang jauh lebih positif.

Bagaimana??? masih under estimate?? saya sih suka film India, no matter what they say……he2

Sticker dan Undangan BukBer

Sticker yang saya desain ini jenis sticker plastik bening yang ngga perlu digunting sesuai bentuknya karna berhubung bening jadi bentuknya akan tetap seperti yang telah di desain. Hahahaha…..bingung ya?? ya pokoknya gitu deh, intinya bukan kaya sticker kertas yang harus digunting sesuai bentuk desainnya. Contohnya stiker Taman Safari, The Jungle, Snow Bay dll.

Sticker ini saya buat untuk mempromosikan event pagelaran seni yang diadakan untuk memperingati 10 tahun Sekolah Jubilee (tempat dimana saya bekerja). Makanya bentuknya pake alat musik gitu….biar nyambung ceritanya. Hehehehe lets cekidot, mohon koreksi ya.

sticker pagelaran seni 10 tahun Jubilee-terompet

sticker pagelaran seni 10 tahun Jubilee-gitar

Nah…..kalo undangan bukber ini desainnya terinspirasi dari salah satu desain yang saya dapati ketika brain storming di google, hehehe biasa….cari inspirasi. Tapi ujung2nya malah kurang islami. hiks2

undangan bukber Sekolah Jubilee 209

Desain KKS Ciwidey 2008

Saya senang sekali kala itu sebagai satu2nya mahasiswa konsentrasi multimedia desain grafis di beri kesempatan untuk mendesain segala hal yang terkait untuk kelengkapan KKS, seperti PIN, logo, ID card, proposal  serta spanduk posko.

Yang membuat saya semakin senang adalah, ini karya pertama saya yang di cetak serta digunakan oleh orang lain. Sebetulnya ada karya saya yang lain yaitu brosur sebuah produk kesehatan yang lebih dulu dicetak. Tapi sampai saat ini saya belum melihat bentuknya pasca cetak.

Kembali ke desain kelengkapan KKS, saya sengaja menggunakan dominasi warna hijau karna wilayah yang menjadi target KKS kami adalah wilayah pegunungan yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani sayuran. Warna kuning pada desain spanduk saya maksudkan bahwa mudah2an keberadaan kami sebagai mahasiswa KKS akan memberikan pencerahan di wilayah tersebut yang notabene masih kurang peduli dengan pendidikan. Bayangkan saja, rata-rata gadis usia 16 tahun sudah dinikahkan oleh orang tuanya. Jadi ketika kelas 3 SMP orang tua murid datang kesekolah bukan untuk berkonsultasi mengenai kelanjutan sekolah putri mereka melainkan untuk mengabarkan bahwa putrinya akan segera dinikahkan pasca lulus SMP.

Berhubung ini desain pertama saya, jadi maklum saja ya kalau kurang bagus…he2

spanduk KKS 2008- Ciwidey

Logo dan PIN kks 2008 Ciwidey

ID card kks 2008-Ciwidey

Goa Jepang-Belanda Hutan Dago

Beberapa waktu terakhir, Goa-bekas bunker-ini semakin populer seiring gencarnya liputan mengenai objek wisata di Indonesia, kota Bandung pada khususnya. Apalagi setelah dijadikan lokasi syuting untuk adzan magrib di salah satu tv swasta. Letaknya yang tidak jauh dari pusat kota membuat tempat ini sangat mudah untuk dijangkau. Sebenarnya lokasi wisata alam ini memiliki lahan yang sangat luas hingga menjangkau kawasan Maribaya dan curug Dago. Tapi yang dikenal masyarakat justru ketiga lokasi tadi (curug dago-goa Jepang, Belanda-Maribaya) letaknya saling terpisah.

Gerbang Hutan Dago

Mungkin karna jaraknya antar lokasi yang sangat jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki hingga pintu masuknya pun dibuat beberapa bagian hingga mendekati lokasi tujuan terdekat.

Saya yang kala itu hendak ke Bandung untuk kondangan ke pernikahan teman SMA sebenarnya sudah menyiapkan rencana untuk mengunjungi Tangkuban perahu sebagai 2nd destination. Tapi…….setelah mempertimbangkan berbagai hal akhirnya saya yang tadinya ngotot ingin ke Tangkuban perahu-pun mengalah (ngotot-soalnya saya belum pernah kesana….hahaha). Dan tujuan kami adalah Hutan Dago. Kenapa ujung2nya kesini??? Karna  ternyata hanya tempat ini yang dinilai paling dekat dengan Bandung kota dan terhitung mudah dijangkau sebagai lokasi wisata alam.

Sebetulnya ada alternatif wisata lain selain tempat ini, tapi sayangnya bukan wisata alam tapi wisata belanja. Hohoho kontan saya (sebagai ketua rombongan….hahaha) langsung menolak karna pastinya akan memakan dana jauh lebih besar. Bayangkan saja, kalau 1 potong baju berharga Rp. 75.000 dan kami membeli masing-masing 2 potong pastiya akan menghabiskan uang 150rb. Sedangkan kalau kita berwisata alam kita cukup mengeluarkan uang maksimal 20rb untuk karcis masuk dan 30rb lainnya untuk makan ditambah kepuasan batin serta pengalaman bersama teman-teman yang tidak akan terlupakan. Pengiritan??? HHHmmm…..ngga gitu juga kali ya, secara kalo belanja mah bisa kapan aja. Sedangkan wisata alam bersama kapan lagi??? (setuju sama saya kan??? hahahaha……)

cantik-cantik koq nyeker ya??

Dan benar saja, tempat ini memang sangat dekat dan mudah dijangkau. Dari simpang Dago hanya memerlukan waktu +/- 15 menit. Kami pun memulai wisata alam ini dengan sangat riang gembira seperti anak teka (lho koq…???hihihi). Namanya aja hutan Dago, pastinya sangat rimbun akan pepohonan dan memiliki kontur tanah yang tidak rata dong….Nah, ini nih yang bikin seru. Berhubung pulang kondangan jadi kebayang dong dandanannya kaya gimana, apalagi beberapa teman saya ada yang menggunakan high heels 5-7 cm. Jadilah mereka bertelanjang kaki alias nyeker karna ngga tahan pegel. Hahahaha atas boleh elegan tapi kalo nyeker gimana coba?? lucu ya. Apalagi di beberapa bagian jalan ada yang tergenang air. Ngga ada pilihan lain….udah nyeker, main becek2an pula. Hahahaha….untung saya bawa sepatu cadangan. Jadi high heels saya aman tersimpan di mobil dan ngga nyusahin ;p

Sampai di goa Jepang, kami mendapati goa bekas bunker yang lembab dan gelap (namanya juga goa, piye toh???hihihi).

goa Jepang

Ada beberapa mamang-mamang yang menawarkan jasa peminjaman senter serta tour guide untuk memasuki goa ini. Tapi kami menolak karna beberapa dari kami ada yang ketakutan. Yasudahlah…..Akhirnya kami hanya berfoto2 ria di mulut goa dan melanjutkan perjalanan.

Sebenarnya letak goa Belanda tidak jauh, tapi perjalanan menjadi

narsis di goa Jepang ;p

sangat lamban karena kami selalu berhenti di lokasi yang menurut kami bagus untuk berfoto. Hahahaha awas wabah narsiss !!!

Sampai di goa Belanda, entah kenapa kami malah sangat antusias untuk mengeksplorasi goa ini, mungkin karena goa Belanda terlihat lebih terawat, lebih modern karna dinding goa sudah di semen dan lebih terang. Yang menarik, jika kita berjalan lurus menembus goa, maka kita akan sampai pada objek wisata Maribaya. Tapi kami kurang berminat karna jarak yang harus ditempuh berkilo-kilo meter. (kapan2 aja kalo ngga lagi pulang kondangan kali ya…he2 kasian yang nyeker)

tugu goa Belanda

Di goa ini pun tersedia sewa senter dan jasa tour guide, untuk sewa senter kami cukup mengluarkan Rp.3000/senter dan patungan seikhlasnya buat mamang tour guide. Benar saja, jasa tour guide sangat menbantu kami untuk menyusuri goa Belanda ini. Ruang demi ruang pun memiliki histori dan fungsi masing-masing. Yang membuat saya miris adalah, Goa sekokoh, sepanjang, seluas dan serapih ini yang membuatnya adalah bangsa kita yang kala itu di paksa untuk kerja rodi. Bayangkan saja, Goa ini letaknya dibawah tebing, jadi berapa tenaga serta berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat goa ini?? belum lagi resiko keamanan yang sama sekali tidak dijamin. Subhanallah.

Puas berwisata alam, kami akhirnya menutup perjalanan ini dengan berwisata kuliner di warung tenda Bebek Darmo yang terletak di kawasan Taman Lalu lintas setelah sebelumnya berbelanja oleh-oleh khas bandung roti dan kue Kartika Sari . Bebek Darmo ini udah masuk liputan wisata kulinernya pak Bondan lho….Ngga heran kalau rasanya maknyuss tenan walau bebeknya hanya digoreng.

Mau tau berapa dana yang keluar untuk jalan2 ini??

  • Patungan bensin dan tol (pake mobil salah satu teman) : Rp. 50.000
  • Karcis masuk Hutan Dago : Rp. 8.000
  • Sewa senter dan patungan mamang guide : Rp. 5.000
  • Oleh2 Kartika Sari : (tergantung masing-masig ya….he2)
  • Makan di Bebek Darmo (Nasi,bebek goreng, es jeruk) : Rp. 18.000

Cukup hemat kan???

Hhmm…..andai Jakarta punya tempat seperti hutan Dago ini.

Curug Panjang-curug keluarga

Kenapa curug yang terletak di daerah Mega Mendung ini saya sebut sebagai curug keluarga?? karena sangat mudah untuk mencapai curug ini, kita hanya cukup berjalan kaki selama 10 menit dari parkir kendaraan. Treknya pun terhitung sangat mudah untuk mencapai sebuah air terjun. Jadi setiap keluarga pasti bisa mencapai curug ini, mau ayah, ibu, adik, kakak, anak kecil sampai nenek pun bisa menikmati indahnya.

aliran sungai curug panjang

Curug ini pun dilengkapi fasilitas yang cukup memadai, tak seperti tempat wisata lainnya yang kurang terawat. Curug Panjang memiliki kamar mandi yang lumayan bagus dan bersih pula!!! lingkungan sekitar curug pun terhitung terawat dan sangat bersih. Hal ini terlihat dari taman2 sekeliling aliran sungai yang sudah tertata rapih dan dilengkapi dengan tempat sampah dibeberapa titik.

curug panjang-me n my beeph

Hanya itu?? oh tidak…dicurug ini, keamanan para pengunjung pun sangat terjamin. Pengelola tempat ini sangat berkoordinasi untuk memantau debit air yang mengalir serta siaga untuk menyelamatkan pengunjung jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti tenggelam. Enaknya lagi (kalo yang ini menurut saya pribadi ya….he2) kantin yang menjual makanan di tempat ini hanya ada satu, letaknya sangat dekat dengan curug dan tempatnya pun lumayan nyaman. Jadi kita ngga bisa mencar2 deh kalo lagi makan. Bikin Kompak kan??hehehehe.

curug panjang-curug keluarga

Kalau soal curug-nya, curug ini memiliki aliran air yang memanjang, tidak seperti air terjun pada umumnya yang lurus ke bawah dan memiliki ketinggian diatas 10 meter. Curug panjang ini  juga mempunyai kolam besar yang bisa digunakan untuk berendam dan ajang lompat batu karna dibeberapa bagiannya memiliki kedalaman hingga 7 meter.

Untuk anak-anak bahkan balita ngga perlu takut….karna di lokasi ini ada beberapa bagian yang terpisah dan hanya memiliki kedalaman beberapa puluh centimeter saja. Tapi tetep ya….orang tua harus mendampingi.hehehe

Mau kecurug ini??? gampang saja, tinggal menuju arah puncak dan sekitar 2 km setelah pom bensin Cibogo carilah masjid di kiri jalan dan belok lah ke gang yang ada persis disamping masjid. Dari situ kita akan menempuh jarak sekitar 6 km lagi. Untuk yang menggunakan kendaraan umum, tinggal menggunakan bis jurusan bandung atau sukabumi via puncak pass dan turun di gang masjid (yang tadi saya sebutkan) lalu tinggal disambung dengan naik ojek.

seru-nya curug panjang