Daily Archives: March 5, 2010

Saya suka film India ;p

Membaca judulnya saja, pasti sudah pada under estimate duluan ya? hahaha. Saya wajar saja koq, secara dari dulu Film produksi Bollywood terkenal karna kebanyakan nyanyi2 serta tarian dan cerita yang hampir sama, ditambah lagi durasi yang luamaaaaa…..banget (film biasa hanya 90 menitan, film India sampai 3 jam lebih !!!). Hmmm gimana ngga bikin orang rada males nontonnya??

Tapi lain dulu lain sekarang, perkembangan Film Bollywood yang semakin pesat membuat produksinya semakin variatif. Banyak ide2 cerita yang justru lebih bagus dari film2 Hollywood, apalagi setelah film  Slumdog Millionaire memenangkan beberapa piala Oscar-Piala yang paling tinggi kastanya di dunia perfilman mancanegara-pada tahun 2009 lalu. Film Bollywood kini semakin melesat tidak hanya segi kuantitas, tapi juga kualitas. Kalau saya perhatikan, Film India jaman sekarang justru semakin modern dengan mengurangi nyanyian2 serta tariannya, kalaupun ada musiknya kini jauh lebih up to date (ngga jadul2 amat lah pokonya). Tak hanya itu, film ini lebih menonjolkan eksotisme alam India yang jarang di eksplorasi pada film2 sebelumnya, tapi film India tetap saja film india, budaya Hindustan tidak pernah betul2 lepas pada setiap film ini. Apalagi logat bicaranya, mau pake bahasa Inggris pun tetep aja malah jadi Enghin alias English Hindustan. hahaha jayus ya.

Nah….beberapa waktu lalu saya sempat menonton film India yang berjudul 3 Idiots, film ini menceritakan tentang bagaimana kita belajar sesungguhnya, dimana belajar bukan hanya semata2 menghafal apa yang ada di buku atau demi mendapatkan nilai terbaik ketika ujian. Film yang dibintangi Aamir Khan ini juga mengangkat permasalahan yang “Asia Banget” dalam hal derajat sebuah profesi dan gender. Misalnya kalau mau derajatnya naik anak perempuan ya jadi dokter, laki-laki ya insinyur. Padahal sebuah professi yang baik tidak dilihat dari profesi apa tapi lebih dilihat bagaimana ia menjalani profesi tersebut.

Film India lain yang baru-baru ini telah saya tonton adalah My Name is Khan, film yang di bintangi Shahrukh Khan ini mengangkat kisah perjuangan muslim Amerika menghadapi tudingan teroris pasca peristiwa 9/11 dengan cinta kasih karena memang pada hakikatnya Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Sebuah ide cerita yang cukup langka dan berani karena film ini diputar di negara-negara yang turut menyudutkan Islam seperti beberapa negara kawasan Eropa dengan mengangkat isu yang sangat sensitif. Kegigihan Rizwan (Shahrukh Khan) untuk membuktikan bahwa Islam tidak seperti yang di gambarkan warga Amerika pasca peristiwa tersebut menjadi sangat menyentuh mengingat Rizwan sendiri adalah pengidap gejala autis, Asperger Sindrome.

Coba bandingkan dengan industri perfilman kita yang semakin dibanjiri film bergenre horor dengan bumbu adegan ranjang dan film jayus dengan tema2 yang monoton??? Tapi ngga saya pungkiri kalau ada juga film kita yang begitu inspiratif  seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dll. Semoga kedepannya industri perfilman kita tidak hanya mengejar laba, tapi juga memiliki misi memotivasi anak bangsa ke arah yang jauh lebih positif.

Bagaimana??? masih under estimate?? saya sih suka film India, no matter what they say……he2