SOLO BACKPACKER : EKSPLORING CIAMIS PART II (Pantai Batu Karas, Pantai Bulak Benda, Pantai Batu Hiu dan Pantai Pangandaran Barat)

pantai batu karas

Pantai Batu Karas

Setelah puas bermain di Green Canyon (baca part I) dan beristirahat serta makan siang saya bergegas menuju Pantai Batu Karas. Pantai ini berjarak sekitar 6 Km dari Green Canyon. Untuk kesana sayangnya harus menggunakan ojek karena memang tidak dilewati angkutan pedesaan. Tapi tenang….tidak sulit koq untuk menemukan ojek di kawasan ini, ongkosnya juga cukup murah, hanya 10.000. Bahkan kita bisa menyewa motornya seharian jika kita cukup tahu jalan dengan harga yang bisa dinegosiasikan terlebih dahulu.

Awalnya saya hendak kesana menggunakan ojek, tapi guide saya menawarkan diri untuk mengatar serta menunggui saya selama di pantai Batu Karas setelah ia mendapatkan orang pengganti memandu wisatawan di Green Canyon. Okelah kalo begitu…berangkaaaaaaaattt.

Selama perjalanan ke pantai ini saya disuguhkan dengan pemandangan tambak udang dan ikan air payau, sawah, bukit-bukit serta rawa yang ditumbuhi pohon Kiray (sejenis pohon palem namun pendek). Jalan yang dilalui pun kondisinya terhitung cukup memadai.

pantai batu karas

Hanya sekitar 15 menit perjalanan saya sudah sampai di pantai Batu Karas, sebuah pantai yang sangat indah diapit oleh dua karang besar hingga menyerupai bukit, pantai yang berair biru bening dan berombak tenang membuat pantai ini sangat cocok untuk berenang dan bermain anak-anak. Pantai ini memang tak terlalu luas karena diapit dua karang, namun pantai ini sangat memadai sebagai tujuan wisata. Banyak fasilitas yang disediakan pengelola diantaranya penyewaan ban, papan seluncur, banana boat, tikar dan fasilitas pendukung lainnya seperti tempat makan, pasar souvenir dan kamar mandi. Bahkan ada beberapa penginapan disini dengan harga yang bervariasi.

Menurut keterangan dari guide yang mengantar saya, sebetulnya dulu ada banyak penginapan dipantai ini, namun bencana tsunami meluluh lantakkan bangunan disekitar pantai termasuk penginapan. Seiring berjalannya waktu, hanya beberapa saja yang mampu merenovasi dan membangun kembali penginapannya.

Saya hanya foto-foto saja disini, ngga berminat untuk berenang ataupun main banana boat karena selain malas untuk bersih-bersih setelahnya sayapun tak punya pakaian ganti lagi. Hahaha.

Pantai Bulak Benda

Sebetulnya saya ingin menyaksikan indahnya sunset dari pantai ini, karena lagi lagi berdasarkan keterangan dari guide saya, dari pantai ini lah sunset akan terlihat sempurna, tak terhalangi apapun karena langsung berhadapan dengan Samudera Hindia.

Namun mengingat hari masih menunjukkan pukul 14.30 rasanya akan sangat melelahkan menunggu sunset disini. Apalagi saya harus kembali ke Pangandaran untuk naik bus ke Bandung pada pukul 19.00 dan pantai ini letaknya cukup jauh. Dari pantai Batu Karas saja membutuhkan waktu 45 menit untuk mencapai pantai ini.

saya dan pantai bulak benda

Untuk mencapai pantai Bulak Benda, mau tidak mau lagi lagi harus menggunakan jasa ojek karena memang tak ada angkutan umum yang melewatinya. Jalan yang dilalui untuk menuju pantai ini juga dalam kondisi yang cukup baik. Banyak pemandangan menarik yang saya jumpai selama perjalanan, diantaranya pengerukan tanah disisi tebing yang berguna untuk dijadikan pondasi rumah, hamparan muara yang dikelilingi pohon Kiray, padang rumput yang dijadikan tempat menggembala kerbau serta sisa sisa bangunan yang dihantam bencana tsunami.

hamparan pasir pantai bulak benda

Pantai Bulak Benda terhitung pantai yang sepi, hanya beberapa anak penduduk setempat yang saya temui disini. Mungkin karena tidak seterkenal pantai Batu Karas ataupun Batu Hiu dikalangan wisatawan lokal, namun namanya sudah akrab oleh wisatawan mancanegara. Pantai yang memiliki ombak cukup besar ini cocok dijadikan tempat surfing. Landscape pantai ini pun terhitung sangat luas, hamparan pasirnya terbentang sejauh mata memandang. Tapi sayang fasilitas di pantai ini nyaris tidak ada. Oleh karena itu saya tidak menyarankan untuk menjadikan tempat ini sebagai tujuan wisata keluarga. Kalaupun ingin menjadikan pantai ini tujuan wisata bersama teman-teman tetap saja disarankan agar tetap berhati hati karena pantai ini merupakan salah satu pantai selatan Jawa yang langsung berhadapan dengan samudra.

Pantai Batu Hiu

Selepas pantai Bulak benda saya langsung bertolak ke pantai Batu Hiu. Pantai yang letaknya tidak jauh dari Pangandaran ini bernama pantai Batu Hiu karena di dekat bibir pantai ada batu karang yang bentuknya menyerupai sirip hiu, konon batu itu berasal dari hiu yang terdampar dan terjepit batu karang. Maka tak heran, di pintu masuknya sengaja dibuat monumen ikan hiu sebagai ucapan selamat datang di pantai ini.

panorama pantai batu hiu yang mirip tanah lot bali

pantai batu hiu dari atas bukit

Jika dari terminal pangandaran, kita dapat mencapai pantai ini dengan menggunakan angkutan pedesaan jurusan Cijulang dan turun di depan jalan bertanda pantai Batu Hiu dan kemudian berjalan kaki atau naik ojek sekitar 2 kilometer.

Pantai ini merupakan pantai yang sangat indah dengan gugusan karang yang (menurut saya) menyerupai Tanah Lot di Bali, jadi kita memandang indahnya pantai ini dari atas bukit karang yang ditumbuhi banyak pepohonan hingga meskipun di pantai kita tetap bisa merasakan udara yang sejuk sambil menyaksikan para nelayan yang menombak ikan. Sayangnya kita tidak bisa berenang di pantai ini karena banyaknya karang yang menyelimuti dan ombak yang cukup besar.

Fasilitas di pantai ini pun sangat memadai, dari tempat makan, toilet, toko souvenir hingga penginapan dengan berbagai pilihan pun ada disini. Yang jelas, buat saya pantai ini merupakan pantai karang terindah di kawasan Ciamis. Top recommended banget deh….meskipun tak banyak aktifitas yang bisa kita lakukan di pantai ini.

Pantai Pangandaran Barat

Nahh…layaknya Bali yang terkenal memiliki pantai barat (Sanur) dan pantai timur (Kuta) yang berdekatan, kawasan Pangandaran pun demikian, jika kita ingin memandang mentari pagi yang menyapa bumi, kita bisa menyaksikannya di pantai Pangandaran Timur. Dan jika kita ingin menikmati hangatnya matahari senja kita bisa mengunjungi pantai Pangandaran Barat ini.

senja di pantai pangandaran barat

Pantai Pangandaran Barat merupakan pantai yang sangat ramai, terlebih di hari libur. Banyak sekali yang bisa kita lakukan di pantai yang namanya sudah terkenal sampai ke mancanegara ini. Dari sekedar berenang, naik perahu, main banana boat, hingga mengeksplorasi kawasan cagar alam yang ada di pantai ini.

Pantai ini sangat dekat dengan terminal Pangandaran, cukup naik becak atau berjalan kaki untuk mencapai pantai ini. Tak heran karena letaknya sangat mudah dijangkau dan memiliki pantai timur yang saling berdekatan maka penginapan di kawasan ini pun jumlahnya jauh lebih banyak. Bahkan kita bisa memilih penginapan bergaya apa atau dengan harga yang bagaimana. Pokoknya lengkap lahhh…

Niat saya ke pantai ini untuk melihat sunset pun terwujud sudah….sinar matahari yang hilang perlahan dan seolah tenggelam di lautpun mengakhiri perjalanan wisata saya di Ciamis.

About Aliya Mu'afa

Backpackers, graphic designer, blogger and founder triphemat.com

Posted on May 4, 2010, in Travelling. Bookmark the permalink. 21 Comments.

  1. nice info,, nice trip and nice experience.. pengen juga bisa kesana,, lain waktu mungkin,, hehe..

    n dilain waktu itu mungkin kita bisa trip bareng,, skalian hunting lokasi2 bagus.

    kebetulan, gw juga suka travelling..ya walaupun ga sampe jauh2 gitu,, sekedar refreshing aj.. ^^

    -salam

    • wah suka n bisa moto ya?? sayang banget gw ngga punya kamera yang memadai untuk mengadabikan view2 yang gw dapat ditiap travelling yang gue jalalanin…oke lain kali mungkin bisa sama2 travelling bareng biar gue yang nulis n lo yang moto.hehehehehe.

      aniweiii…thanks dah mampir ya

  2. bu..gile backpaker sendirian?
    bagi info lengkapny dong bu..biaya dan rutenya minat jg gw bu..kerennnn

    mantab dah ^_^

    • rute dan biaya backpacker pangandaran :

      * dari kampung rambutan naik bis perkasa jaya jurusan terminal pangandaran ongkosnya 60.000 pake AC kalo ekonomi 55.000. dari situ kalo mw ke pantai pangandaran barat atau timur lo tinggal jalan kaki atau naik becak 5.000.
      * dari terminal pangandaran kalo mw ke pantai batu hiu naik angkutan pedesaan jurusan terminal cijulang turun di gang pantai batu hiu ongkosnya 2.500, trus naik ojek 5.000
      * dari terminal pangandaran kalo mau ke green canyon lo naik angkutan pedesaan sampe terminal cijulang 5.000 trus naik ojek ke green canyon 5.000
      * dari green canyon kalo mau ke pantai batu karas naik ojek 10.000
      * makan disana lumayan murah 5.000 (bakso, mi ayam atau siomay) 8.000 udah dapet soto ayam atau makanan sunda.
      * biaya masuk green canyon 75.000 untuk 1 perahu yang isinya bisa 5-6 orang
      * biaya sewa pelampung 5000/orang
      * biaya guide kalo mw berenang di green canyon (bisa nawar) 50.000-75.000

      udah lengkap nih ye bu….selamat berwisataaaa…..

  3. Mam, g suka juga traveling backpack sendiri, cuma sampai sekarang blon pernah ke tempat ini.
    Kapan ada waktu kita arrange untuk jalan bareng yuk.

    Udah pernah pergi kemana aja?
    Btw, ada plan pergi kemana lagi, siapa tau waktunya cocok, we might can blend the experiences.

    See you,
    Tiara

    • Huaaaaaaaa….senang sekali kalau kita bisa travelling bareng. Rencananya akhir juni (sekitar tangal 20an) saya dan 3 orang sahabat lainnya mau trip ke karimun jawa dan akan saya lanjutkan dengan arround java bersama 1 orang sahabat saya. gimana?? mau ikut?? tapi ala backpacker ya…he2 maklum budgetnya terbatas. kalo mau hub YM saya aja (bodjyoale@yahoo.co.id)

  4. Sekalian ke selatan gak ke pantai keusik luhur ? paling2 jaraknya 12 km dari Bulak benda ke barat…..next time don’t losst ..pantai keusik luhur realy keusik and luhur euy. salam dari aku asli orang Cimerak….masih kerabat nyi roro kidul hehehehe.

    • hehehe sayang bgt waktu itu gak kesana karena waktunya mepet ngejar ke batu hiu….next time pasti kesana, ciamis emang indah bgt ya……sebagai kota pesisir cocok bgt buat yang hobi pantai….salam kenal juga ya….. ^_^

  5. hi LAGI! :p

    pernah coba lewat rute ‘jembatan gantung’? biasanya abis gue dr green canyon balik ke terminal cijulang, gue minta si abang ojek buat nganter ke jembatan gantung. dan senengnya lagi, ga perlu minta biaya tambahan karna dia ojek langganan kalo kl mo ke GC. jembatannya terbuat dr bambu n kalo lewat situ.. bisa goyang2 karna cuma di iket pake tali aja. so far aman ko. sensasi’nya aja yg bikin nagih buat mampir kesana daaaaaaan… great spot buat yang suka narsis! hiiihihi.

    cheers,
    kuri

  6. 1 lagi…. next time, lo harus coba dateng ke karang nini.
    akses kesana emang harus punya kendaraan sendiri, jasa ojek pun ada karna jalan masuk kesananya jauh. tapi.. sepanjang perjalanan.. lo bakal di suguhin hutan2 sekitar pantai. pantai’nya sepi. tapi kalo lo naik ke tebing’nya…. pemandangan’nya….. *heaven on earth*

    gue lagi di komputer sekolah, next time kalo file fotonya masih gue simpen, gue coba kirim ke lo.

    any facebook?

    • wah sayang bgt kur…gue gak lewat jembatan gantung itu…nggak tau….huhuhuhuhu…..tapi next time pasti gue datengin juga plus karang nini-nya…….thanks ya say udah mampir… ^^

  7. indah banget tuh yg di pantai bulakbendanya aku suka!

  8. Bs tau info disana penginapannya yg murmer tuk keluarga ngga? Soale bw anak kcl, tktnya rewel kl htlnya nda enak…tks y…

  9. Bs tau info disana penginapannya yg murmer tuk keluarga ngga? Soale bw anak kcl, tktnya rewel kl htlnya nda enak…tks y…
    Momsdhi

  10. Wah,.. Backpackeran jadi pengen nih…🙂

  11. abis lebaran niatnya pengen solo trip kesana nih. ngebantu banget info2nya. btw, dpt guide nya darimana ya ??

  12. biar pantai y sepi tapi indah,

  13. Pantai batui kars indah sekali ya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: