SHREK – The Final Chapter

Kurang lebih tiga tahun berselang setelah sekuel ketiga akhirnya kita bisa menikmati kembali film Shrek, The Final Chapter – It Ain’t Ogre ‘Till it’s Ogre, dimana film ini merupakan sekuel terakhir dari Shrek yang telah meluncurkan sekuel pertamanya sepuluh tahun silam dan menuai kesuksesan besar yang diikuti oleh sekuel-sekuel selanjutnya. Kali ini, cerita Sherk akan disandingkan dengan karakter baru yang belum ada sebelumnya yaitu Rumpelstiltskin, karakter yang populer melalui karya Grimm Brothers.

Cerita diawali dengan Shrek yang lama kelamaan jenuh dengan kehidupan yang dijalaninya bersama para sahabat, terlebih kini ia telah berumah tangga dengan Fiona dan memiliki tiga orang anak yang lucu-lucu membuat kehidupannya menjadi monoton, ia merasa tak lagi special dan merindukan kehidupannya yang dulu ketika masih menjadi makhluk Ogre yang menakutkan dan hidup di rawa. Dan inilah celah yang dimanfaatkan Rumpelstiltskin untuk menawarkan Shrek kembali ke kehidupan yang ia rindukan selama satu hari hanya dengan syarat menyerahkan satu hari pada masa lalu Shrek. Ia pun setuju dan Rumpelstiltskin yang licik justru mengambil hari dimana Shrek lahir. Dari sinilah kekacauan muncul karena artinya dengan diambilnya hari dimana Shrek lahir maka sejarah akan berubah. Satu hal yang akan menyelamatkan segalanya adalah ciuman Shrek dan Fiona, namun hal ini menjadi sangat sulit mengingat pada kala itu Fiona adalah Ogre pemburu yang tak mengenali Shrek.

Buat saya, film arahan Mike Mitchel ini menjadi penutup yang manis pada sekuel Shrek. Cerita yang diangkat pun sangat menarik dan dibumbui adegan-adegan lucu karakter teman-teman Shrek yang berubah. Salah satunya Puss Boots yang menjadi kucing obesitas dan Donkey yang takut pada Shrek. Aminasi yang disuguhkanpun sangat apik buat saya, setiap karakter dan pergerakannya digambarkan dengan sangat sempurna. Sayng sekali kalau anda melewatkan film ini begitu saja.

About Aliya Mu'afa

Backpackers, graphic designer, blogger and founder triphemat.com

Posted on May 20, 2010, in Review Film. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: