Monthly Archives: October 2010

Rafting Dekat dan Murah, Taman Matahari aja

Rafting Taman Matahari

Olah raga rafting kini semakin digemari, selain memacu adrenalin, olah raga ini juga memiliki gengsi tersendiri (setidaknya buat saya :p) karena terkesan seru dan menjadi pengalaman baru yang sepertinya patut dicoba setiap orang yang menyukai tantangan.

Namun, provider olah raga ini biasanya jauh diluar ibu kota dan memakan banyak waktu perjalanan. Contoh: Citarik, Sukabumi.  Dan harus mengeluarhan kocek yang cukup dalam 250-350.000. Tapi semenjak dibukanya kawasan Taman Matahari, Puncak olah raga rafting dapat dijangakau dengan semakin mudah dan murah. Hanya sekitar 1.5 jam dari Jakarta dan 25.000 untuk jarak dekat (600 meter) atau 125.000 untuk jarak jauh (3 km). Read the rest of this entry

Biaya Backpacker to Dieng,tips dan penginapan

Biaya Backpacker to Dieng Wonosobo

  • Dari Jakarta: Bus jurusan Wonosobo dari terminal Kampung Rambutan atau Pulo Gadung  Rp. 70.000
  • Dari Jakarta: Kereta Ekonomi jurursan Jogjakarta Rp. 32.000, Bisnis 150.000
  • Dari Jogjakarta: Travel jurusan Wonosobo Rp. 40-50.000
  • Metro bus jurusan Wonosobo – Dieng – Banjarnegara Rp. 12.000
  • Ojek keliling Dieng 1, Dieng 2 dan sunrise G. Sikunir (termasuk tiket masuk dan guide)  Rp. 125.000
  • Makan/porsi   Rp. 10-15.000
  • Penginapan sederhana   Rp. 60-100.000/kamar
  • Oleh-oleh khas (keripik jamur, manisan carica, jamu purwaceng, keripik kentang dan madu khas Dieng)   Rp. 5-20.000 Read the rest of this entry

Backpacker to Dieng, Wonosobo (The Hidden Paradise of Central Java)

Telaga warna, Dieng

Sebetulnya sudah beberapa bulan yang lalu saya ber-backpacking ria ke negeri khayangan ini. Namun waktu dan hasrat menulis yang naik turun membuat saya baru menyelesaikan tulisan saya mengenai perjalanan kala itu.

Oke, langsung saja dimulai ya. Dieng merupakan sebuah dataran tertinggi di Indonesia dan tertinggi nomor 2 di dunia setelah Nepal. Karena itulah Dieng kerap kali dijuluki Negeri di atas Awan, dan benar saja, ketika menapakkan kaki di sana saya merasa hanya beberapa meter di atas awan. Selain Negeri di atas Awan, dataran tinggi yang terletak di dua kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara ini juga di juluki Negeri para Dewa. Saya juga setuju dengan sebutan itu, karena entah mengapa saya sangat merasakan aura mistis para dewa di tempat ini. Read the rest of this entry

Next Trip : Pulau Tidung

next trip-pulau tidung