Warna-warni Backpacking ke Bali (part 2)

Warna-warni Backpacking ke Bali (part 1)

Day 2 (basah kuyup, monkey forest ubud dan belanja di erlangga)

Hari ke dua menginjakkan kaki di pulau seribu pura rencana kami adalah melunasi apa yg seharusnya termasuk di ittenerary hari pertama, yaitu main parasailing di Tanjung benoa. Tapi sial bagi kami karena hujan turun dengan deras sejak pagi. Tak surut langkah, kami menuju super market sekitar kuta untuk membeli mantel ala kadarnya. Tapi tujuan kami bukan lagi ke tanjung benoa melainkan ke Ubud, kawasan timur bali yg terkenal dengan desa wisatanya yg sejuk dan kental akan budaya masyarakat Hindu.

main-main sama kera di monkey forest ubud

Tapi perjalanan kami betul-betul perjuangan luar biasa. Hujan terus mengguyur bumi dewata tanpa henti dan membuat kami hampir beku di jalanan, maklum kami menggunakan motor dan jarak dari kuta ke ubud sama dengan jarak Jakarta – Cipanas, jauh gila! Belum lagi kami sempat nyasar dan harus beberapa kali putar balik dan bertanya. Malah sampai ada bapak-bapak yg kaget luar biasa ketika tau kami ber-4 mau ke Ubud dari kuta menggunakan motor dalam kondisi hujab deras. Hehehehehe nekat bgt yah?

2 jam  lebih kami diperjalanan akhirnya sampai di Monkey forest ubud setelah melewati kawasan sukawati dan gianyar dengan keadaan lepek, tapi beruntung hujan deras telah berganti gerimis mengundang (lho..??ini bukan lagu kan?).  Untuk memasuki hutan yang menjadi habitat ribuan kera ini kita harus mengeluarkan Rp.20.000/orang sebagai tiket masuk. Dan persis di dekat loket pembelian karcis terdapat ibu-ibu penjual pisang jenis pisang mas/pisang lampung sebagai umpan untuk kera di dalam monkey forest.

kera di monek forest ubud, hayo mirip syapa ya??

salah satu pura di monkey forest ubud

Oiya, selain kera, keunikan lain di hutan wisata ini adalah adanya beberapa pura di dalamnya dan di depan salah satu pura terdapat kolam dimana kita bisa melemparkan koin sambil ber-make a wish. Puas menikmati sejuknya monkey forest, perjalanan kami  lanjutkan menuju Tanjung benoa untuk bermain parasailing setelah sebelumnya makan siang di Restoran Bebek Bengil yang harga makanannya lebih mahal dari harga sewa kamar kami permalam….(ahh sudah lah,sekali2 makan yg gak 10rb-an boleh dong?? *meskipun tetep nyesek*)

restoran bebek bengil

Ternyata keberuntungan lagi-lagi belum berpihak pada kami. Jauh-jauh kami dari ubud ke tanjung benoa untuk nyobain sensasi melayang diudara dengan berparasailing tapi ternyata permainan itu sudah sebulan tidak bisa beroperasi karena kendala cuaca yg tidak menentu. Alamakjaaannn !!!! yasudahlah, mau gimana lagi? Akhirnya uang yg telah kami bayarkan sebelumnya via transfer dikembalikan pihak provider watersport dengan utuh.

tas-tas yg di jual di pasar erlangga denpasar

Hari masih menunjukkan pukul 16.00 WITA, dan semangat kami tidak surut sedikitpun untu kembali mencari tujuan wisata kami selanjutnya. Dan akhirnya kami memilih untuk berbelanja di pasar Erlangga Denpasar, sebuah pusat penjualan oleh-oleh dengan system self service ala super market tapi dengan harga yang bersahabat. Saya yg betul-betul berbudget rendah hanya membeli beberapa item oleh-oleh untuk keluarga terdekat, selebihnya saya cuma beli gantungan kunci. Hehehehe. Berbeda dengan 3 teman saya lainnya (Rayi, Agita dan Rika) yang menghabiskan dana lebih dari 500rb untuk belanja oleh2. Puas berbelanja, hari yang melelahkan ini pun kami tutup dengan makan malam yang enak di sekitar pasar dengan harga yg pas dengan kantong backpacker.

Day 3 (pantai kuta, tanah lot, belanja joger, bedugul dan dahsyatnya ayam betutu)

Hari terakhir di bali mungkin menjadi hari yang paling kami nikmati tanpa harus bermotor ria sambil diguyur hujan, karena kami sudah menyewa mobil avanza + supirnya yang baik hati untuk menuju beberapa destinasi. Tapi sebelum mobil sewaan menjemput kami menyempatkan diri untuk bermain di pantai kuta pada pagi harinya, maklum…. hari ke-3 di bali kami hampir sama sekali belum ke pantai ini karena hujan dan minimnya waktu.

monumen bom bali

Dan ketika mobil sewaan menjemput pun kami menyempatkan diri berfoto di  Monumen Bom Bali yang hanya berjarak 100 meter saja dari penginapan. Destinasi pertama yaitu Tanah Lot, sebuah tujuan wisata yang wajib dikunjungi di Bali. Sepanjang perjalanan, Pak Made driver kami tak henti-hentinya menjelaskan apapun yg kami tanyakan seputar Bali layaknya tour guide. Pak Made ini orangnya baik banget dan sangat ramah, beliau biasa menjadi driver sekaligus guide bagi para turis yang datang.

Sesampainya di Tanah Lot, Pak made juga yang mengantar kami menuju spot-spot yang bagus untuk berfoto sekaligus bersedia menjadi juru foto kami yang narsis. Hehehehe. Beruntung kala itu langit tidak menurunkan hujan meskipun hanya gerimis. Jadi kami puas berfoto sambil menikmati kuasa Tuhan yang menciptakan Tanah Lot yang luar biasa indah.

Destinasi selanjutnya adalah Pura Ulundanu di pinggir danau beratan Bedugul setelah sebelumnya mampir ke Kawan Joger untuk berbelanja produk Joger yang khas Bali. Bedugul sendiri merupakan kawasan dataran tinggi-nya pulau Bali. Maka tak heran meskipun bali terkenal dengan panas yang terik namun jika ke bedugul tetap saja hawa-nya sejuk. Untuk yang gampang mabuk perjalanan sebaiknya siapkan minyak kayu putih,antimo  atau tolak angin cair karena jalannnya yang berliku dengan tikungan tajam sangat membuat pusing.

tanah lot,bali

karang bolong tanah lot

menikmati tanah lot

Sebetulnya dari bedugul sudah sangat dekat dengan kawasan wisata Git-git Waterfall, tapi kami memutuskan untuk tidak singgah disana karena waktu yang sangat mepet karena kami harus sampai di stasiun banyuwangi sebelum jam 8 malam untuk naik kereta bisnis menuju Surabaya.

Perjalanan menuju banyuwangi pun kami tempuh selama 3 jam lebih dari bedugul. Sempat beberapa kali mampir untuk sholat dan makan di kawasan lovina.  Tak pernah saya sangka sebelumnya bahwa bali  utara, khususnya kawasan lovina adalah kawasan yang penduduknya mayoritas muslim. Tak heran saya seringkali menemukan masjid/mushola di pinggir jalan. Bahkan kami disambut dengan bacaan Al-Qur’an dan adzan ketika maghrib menjelang di kawasan yang terkenal dengan lumba-lumbanya ini.

pura ulundanu bedugul

taman bunga sekitar pura ulundanu

Sampai di pelabuhan Gilimanuk kami diantar oleh pak Made menuju rumah makan yang menjual ayam betutu yang lezat dan terkenal. Ayam betutu adalah salah satu masakan khas bali yang bercitarasa pedas dan kaya akan rempah-rempah. Saying, untuk mengejar waktu kami harus bungkus ayam yg rasanya dahsyat itu untuk segera menyebrang menggunakan kapal feri menuju pelabuhan ketapang Banyuwangi. Selamat tinggal bali, selamat tinggal pulau dewata sejuta pesona.

ayam betutu khas bali

Biaya Backpacking Bali (Desember 2010-high seasson)

  • Kereta api  Jakarta-Surabaya Ps. Turi                       45.000/orang
  • Bus Ps. Turi-terminal bungurasih                                3.000/orang
  • Bus AC Bungurasih-denpasar (+makan)                   135.000/orang
  • Taksi menuju hotel Viking Denpassar                         50.000
  • Hotel Viking /malam                                                       100.000 untuk 2 orang
  • Sewa motor                                                                          100.000 untuk 2 hari (@50.000/hari)
  • Bensin selama 2 hari                                                           30.000 (@15.000/hari)
  • Penginapan cempaka 2/malam kamar fan              100.000 untuk 2 orang
  • Sewa mobil avanza/12 jam + supir                             325.000 tanpa bensin
  • Bensin mobil                                                                        200.000
  • Tip supir                                                                                 100.000
  • Kapal penyebrangan banyuwangi – gilimanuk           6.000/orang
  • Tiket kereta api bisnis banyuwangi-surabaya           60.000/orang
  • Parasailing                                                                                80.000/orang via pemesanan on-line
  • Tiket masuk GWK                                                                   25.000/orang
  • Tiket masuk  Monkey Forest                                            20.000/orang
  • Tiket masuk pura uluwatu                                                   6.000/orang
  • Tiket masuk tanah lot                                                         10.000/orang
  • Tiket masuk bedugul                                                           10.000/orang
  • Makan sehari-hari                                                                10-20.000
  • Tiket masuk pantai kuta,tanjung benoa,monument bom bali GRATIS

About Aliya Mu'afa

Backpackers, graphic designer, blogger and founder triphemat.com

Posted on April 20, 2011, in Travelling. Bookmark the permalink. 21 Comments.

  1. nice post mba, info no telpon sewa motor + hotel dong… ada rencana mo backpakeran nihh ke pulau dewata… thanks

  2. budgetnya lumayan gede ya le… ck ck ck…

  3. mau dong rekomendasi nama bis dari bungurasih ke denpasar, kita rencana brangkat dari Bungurasih tgl 27 Agustus u 6 (enam) orang, makasih ya

    • Hmm….mohon maaf aku gak ingan nama bus-nya. tapi di bungur asih banyak koq, klo bisa pilih yang eksekutif karena perjalanannya sangat jauh makan waktu 15 jam. saran saya, lebih baik naik kereta ke banyuwangi lalu nyebrang dari pelabuhan ketapang ke pelabuhan gilimanuk dan naik angkutan yang ke denpasar, waktu tempuhnya jauh lebih singkat.
      dari stasiun banyuwangi ke pelabuhan ketapang gak jauh koq….jalan kaki hanya 200 meter dan naik becak hanya 5000. tiket kapal hanya 6000

      • Numpang tanya gan , , sayah otw k bali skrang . Ni bru nyampe sidoarjo pke kereta ekonomi . ! Nanti sayah turun’y d stasiun bnyuwangi yg pertama atau yg kdua , soalnya stasiun’y ada 2 . Trus waktu pnyebrangan glimanuk – katapang brapa jam gan ?! Thanx , d tnggu blsan’y . .

  4. mba minta nomor telepon hotel sama tempat sewa motor..saya rencana ke bali akhir november ini…thanks

  5. hmmmm keren story backpaker nya …
    jadi pgn ke bali lagi nih… destinasi nya hampir mirip sama yg gue singgahin pokoke mantap abizz deh…. sayang dulu pulangnya pake plsne ticket promo habos jatah liburnya minim sih…🙂

  6. beberapa post sepertinya terlalu mahal.
    > bus surabaya – denpasar sampai bulan November 2011 masih di kisaran 110.000, saya dapatnya bus bali perdana, santoso, bali artha, dll.
    > taxi dari terminal ubung ke hotel viking (jln. diponegoro), tidak akan mencapai lebih dari 30.000, kecuali anda ditipu oleh sopir taxi. percayalah, harga dinaikkan saat high season hanya akal-akalan sopir
    > mobil. sebenarnya harga hanya Rp 350.000 sudah termasuk BBM dan sopir. sopir sudah dibayar oleh perusahaan, dan tips (kalaupun ngasih) biasanya Rp 50.000 per hari paling tinggi
    selebihnya, masih masuk akal

    • ya begitulah…mungkin memang beberapa terlalu mahal. tapi di lapangan memang harga segitu yang kami dapat mas, dengan dalih high seasson🙂 (waktu itu kita backpacking saat akhr tahun 2010)

      klo masalah sewa mobil, setau saya di mana-mana harga sewa mobilnya saja 250 rb/ hari. jika dengan supir menjadi 350-400.000 tergantung tujuan (luar kota/bukan)

  7. sharing buat teman-teman

    untuk bus surabaya – denpasar, saya rekomendasikan GUNUNG HARTA, BALI PERDANA, MEGAH, WISATA KOMODO, atau BALI BUANA ARTHA. jangan naik INDONESIA BARU, AKAS, atau SANTOSO, dijamin nyesel.

    jika butuh informasi kamar, saya bisa bantu silahkan telp di 0361-8444743.

    jika naik kereta turun banyuwangi, turun di stasiun baru, itu stasiun terakhir, tinggal jalan kaki ke pelabuhan

    penyeberangan memakan waktu 30-an menit, biasanya kapal menunggu jadwal berangkat sekitar 30an menit.

  8. mas Fauluq : itu bus nya nyari tiket dimana ? klo dari juanda ke bungurasih kita naek apa biar cheap ? klo dari surabaya T. bungurasih enakan naik bus langsung dps ato bus patas sampe di ketapang ? salam mas.

    • saya cari tiket langsung di terminal, pasang saja tampang PD. kalau ditanya sama calo, “mau kemana?” silahkan jawab baik-baik mau ke denpasar, saya biasa naik bus Bali Perdana / Bali Bhuana / Megah….”. kalau mereka menawarkan bus, jawab saja sudah pernah naik busnya situ, nggak enak. biasanya mereka tahu diri

      Kalau dari Juanda, entah. barangkali naik bus kota. sebagai catatan, semua sudut di kota Surabaya dapat dijangkau oleh angkutan, dan tarifnya cukup murah.

      Dari Surabaya terminal bungurasih, lebih baik naik bus malam langsung Denpasar. kalau naik bus estafet turun banyuwangi, lalu nyeberang sendiri, lalu ke denpasar, selisih cuma belasan ribu, tapi capeknya selisih banyak. itu belum dihitung jajan dan ngasih pengamen sepanjang jalan

  9. sebetulnya kalau mau jeli, mobil-mobil yang ngendon depan hotel berani banting harga. tahun baru 2012 kemarin, teman saya dapat 800.000 untuk 3 hari, plus diantar kembali ke bandara.
    di denpasar, pasaran harga mobil (APV / Pregio / L300) adalah 350.000/10 jam, itu yang paling murah.
    wisatawan sering terjebak kata sakti “lagi musim rame, harga naik”. padahal ini cuma akal-akalan sopir.

    • mas mas…..untuk backpacker tulen tips anda sangat membantu. namun rasanya kurang general. apalagi buat backpacker pemula. mgkn akan lbh baik dalam mengatur anggaran ikutin harga normal saja dulu sbg acuan. baru nanti di lapangan bisa lbh explore yg lbh murah.

      • posting saya pun muncul setelah “mengalami”, baik mengalami dikasih harga ajaib, dan mengalami mendengar beberapa wisatawan dikasih harga selangit, serta mengalami nego sana-sini dan dapat harga bersahabat. ternyata, kadang pengalaman begitu mahal.

      • nah…mungkin postingan saya sifatnya lebih general….mgkn harganya tdk terlalu murah, namun itulah harga yg ada di pasaran dan bisa dijadikan acuan. toh lebih bagus lagi klo dapat harga di bawah budget🙂

  10. kalo boleh tau untuk parasailing pemesanan via online, bisa minta alamatnya?atau contact personnya.
    thanks

  11. hi, bisa minta no telpnya pak made? thanks.

  1. Pingback: Warna-warni Backpacking ke Bali (part 1) « Travelicious

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: