Trip Beatifully Ujung Genteng 2011

poster trip ujung genteng

Berawal dari rasa penasaran saya tentang keindahan alam Ujung Genteng Sukabumi yang sedang booming, sayapun membuat trip ke sana dengan mengajak teman-teman via FB dan blog setelah sebelumnya observasi via internet dan tanya sana-sini ke teman-teman yang sudah pernah ke Ujung Genteng.

Trip yang diadakan tanggal 12-13 Februari 2011 ini pun terdiri dari hanya 19 orang dari 24 orang yang daftar. Otomatis, seat 2 kendaraan elf yang kami sewa menjadi lengang  (kapasitas semestinya 30 seat) dan jadi lebih nyaman meskipun akhirnya harus patungan lagi karena biaya trip membengkak  karena banyak yang cancel.

Setelah para peserta trip berkumpul di meeting point yang ditentukan, kami pun segera berangkat ke Ujung Genteng dengan menempuh perjalanan selama 8 jam dan dengan kondisi jalan yang rusak parah. Sayang sekali, pemda Sukabumi mungkin belum melihat adanya potensi wisata yang sangat menjanjikan di tempat ini. Padahal kalau akses jalannya diperbaiki mungkin wisata Ujung Genteng akan semakin berkembang dan kelak akan meningkatkan taraf hidup warga sekitar.

Oke lanjut yahh….yang tadi itu wujud kekecewaan aja dengan jalan yang rusaknya ampun-ampunan. Nanti kalo ke Ujung Genteng cobain aja dehh. Dijamin jalanannya bikin kita goyang karawang dan abis itu badan pada remuk kayak abis tanding tinju sama Tyson. hehehehehe.

Akhirnya sampai juga

sunrise di pantai ujung genteng

sunrise di pantai ujung genteng

pantai cibuaya di depan penginapan pondok febi

selamat pagi ujung genteng.....

Setelah perjalan yang melelahkan itu, akhirnya kami sampai di pantai Ujung Genteng pada pukul 7.00, mestinya udah gak dapet sunrise dong ya, secara udah siang gitu. Tapi ajaib, pagi itu sepertinya matahari terbit sambil menunggu kedarangan kami. Sunrisenya masih ada lho….dan sunrisenya cantik banget. beruntung deh sebelum ke penginapan kami mampir dulu ke pantai ini. Setelah puas foto-foto kami segera menuju penginapan Pondok Febi di depan pantai Cibuaya. Istirahat sebentar, mandi, sarapan dan langsung capcus lagi ke Curug Cikaso.

Curug Cikaso

menyusuri sungai menuju curug cikaso

curug cikaso

narsis di curug cikaso

Curug cantik ini terletak di Surade, sekitar 1 jam perjalanan dari Ujung Genteng. Kondisi jalanannya?? Ya begitulah….jangan dibahas ya, yang penting curugnya cantik banget. Hehehe. Menuju curug ini pun terbilang unik, kalau biasanya harus trekking dulu menuju air terjun. Kini tinggal duduk manis diperahu sambil memandang indahnya alam sekitar sungai, dan cukup 5 menit saja untuk sampai. Begitu sampai, deru air yang jatuh dari ke tiga curug yang berdampingan langsung menyambut kami. Tiap tetes air yang jatuh langsung mengalir ke sungai yang tadi kami lalui, hijaunya lumut diantara curug serta rindangnya pepohonan sekitar membuat harmoni yang betul-betul menyejukkan hati dan pikiran yang sudah ruwet sama pekerjaan kantor. Setelah puas menikmati curug cikaso dan berfoto ria, kami beristirahat sebentar di warung terdekat untuk sekedar mengganjal perut sambil minum es kelapa muda. Dan kemudian mencari mushola untuk sholat zuhur kemudian melanjutkan perjalanan ke Curug Cigangsa.

Curug Cigangsa

Sebagai pecinta curug/air terjun, mungkin inilah curug paling unik yang pernah saya datangi. Curug cigangsa memiliki tinggi sekitar 20 meter dengan lebar lebih dari 30 meter dengan tebing yang terukir indah secara alami dan kalau diperhatikan ukiran tebingnya menyerupai wajah hewan dan manusia. Debit air yang jatuh pun tergantung hujan, jika setelah hujan maka debit airnya sangat deras dan tebingnya sama sekali tidak terlihat. Untuk menuju curug unik ini memerlukan waktu sekitar 45 menit dari curug cikaso, sebenarnya tidak jauh, tapi karena jalan yang rusak, sempit dan melewati perkampungan warga maka waktu tempuh pun menjadi lebih panjang.

trekking menuju curug cigangsa

makan siang lesehan di curug cigangsa

curug cigangsa yang unik

Menikmati curug unik tentunya dengan cara yang unik dong ya. Setelah trekking di areal persawahan lalu turun meniti jalan setapak yang cukup terjal selama 20menit, akhirnya kami memutuskan untuk makan siang di depan Curug Cikaso dengan nasi bungkus yang telah kami beli sebelumnya. Di bawah curug sendiri terdapat bebatuan datar yang cukup luas untuk kami duduk sambil makan sekaligus menikmati alam sekitar. Foto-foto?? Tentu dong….dan dengan berbagai pose. Hehehehehe

Sadar hari semakin sore kami segera kembali ke mobil untuk menuju ke pantai pangumbahan mengejar pelepasan tukik/anak penyu

Pantai Pangumbahan,The Greatest Sunset EVER!!!!

Dari curug Cigangsa memerlukan waktu sekitar 1 jam lebih untuk menuju pantai berpasir putih yang luas ini. Waktu itu kami seperti kejar-kejaran dengan matahari yang hamper terbenam karena jauhnya perjalanan. Sampai di Pantai Pangumbahan kami hampir saja ketinggalan ritual harian untuk melepas tukik/anak penyu ke lautan. Tukik, sengaja dilepas secara bersamaan setiap pukul setengah 6 sore untuk memperbesar peluang hidup tukik tersebut karena sore adalah waktu yang dianggap paling aman dari para predator dan dilepas secara bersamaan agar semakin banyak yang lolos dari serangan predator dibanding jika dilepas satu persatu. Tukik-tukik ini adalah hasil penetasan telur penyu yang setiap malam bertelur di pantai pangumbahan dan kemudian di budidayakan oleh badan konserfasi penyu di pantai tersebut. Selamat jalan tukik-tukik lucu…….semoga kamu selamat sampai dewasa dan terhindar dari para predator.

pelepasan tukik di pantai pangumbahan

golden sunset pantai pangumbahan

greatest sunset ever...pantai pangumbahan

Satu hal tidak pernah saya lupakan sampai saat ini, sunset dipangumbahan adalah sunset terindah yang pernah saya lihat. Matahari benar-benar tenggelam secara sempurna tanpa terhalang apapun dan ketika matahari benar-benar tenggelam pun semburat cahanya masih membekas indah seperti permadani mahal. Lebay?? Nggak koq…sunsetnya emang indah banget.

Setelah kembali dari pantai pangumbahan, kami segera mandi, sholat dan makan malam dengan lauk ikan bakan yang telah kami pesan ke pihak penginapan. Waktu itu jam masih menunjukkan pukul 21.00, berhubung belum dapat kabar dari guide kami tentang naiknya penyu dewasa dari laut untuk bertelur. Maka sebagian kami memilih untuk beristirahat. Tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiii………istirahatnya kebablasan cyin, dan tau-tau udah subuh aja sampe lupa kalau kami ingin melihat penyu sebesar meja makan naik ke darat dan bertelur.

Tanah lot Amanda Ratu

Tanah lot mini ala ujung genteng ini adalah sebuah karang di tengah laut yang bentuknya menyerupai tanah lot di bali. Para wisatawan dapat mengunjunginya melalui penginapan Amanda Ratu Ressort, sebuah penginapan satu-satunya yang terbilang mewah di Ujung Genteng. Di Amanda Ratu Ressort juga terdapat hamparan kebun kelapa yang nantinya akan diolah menjadi  gula kelapa. Tak banyak yang bias kita lakukan di tempat ini kecuali bernarsis ria dengan latar belakang Tanah Lot Amanda Ratu sebagai latar belakangnya.

mini tanah lot amanda ratu

selamat jalan ujung genteng....

Puas berfoto denga miniature tanah lot, kami pun kembali ke Jakarta dengan pikiran yang lebih fresh. Terima kasih tak terhingga buat teman-teman yang ikut serta pada trip ini. Tripnya seru, termpatnya oke banget, orang-orangnya asik tapi jalanannya nista. Hahahaha. Oiya di trip ini juga banyak yang sebelumnya tidak saling mengenal karena sebagian besar tau trip ini dari blog saya. Then, See you guys in another trip.

pondok febi ujung genteng

Biaya trip Ujung Genteng

Sewa elf /hari sudah termasuk bensin dan supir       Rp. 1.000.000

Penginapan pondok Febi/setara (hexa,vila pak ujang dll)       Rp. 500-600.000

Makan /orang           Rp. 15.000

Tip supir,parkir,tol & makan supir/orang         Rp. 200.000

Tiket masuk curug cikaso        Rp. 10.000

Rertibusi curug cigangsa         Rp. 5.000

Pelepasan tukik   di pantai pangumbahan        Rp. 5.000

Lihat penyu bertelur di pantai pangumbahan       Rp. 5.000

guide Rp. 100.000

Tanah lot Amanda ratu & pantai ujung genteng                 gratis

About Aliya Mu'afa

Backpackers, graphic designer, blogger and founder triphemat.com

Posted on June 9, 2011, in Travelling. Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. huumm,,,,,,,,pengen sekali2 ikut neng, tp waktu yg g bisa huhuhuhu………….jd’a sering ngebolang sendiri hiks..hiks…

  2. mantap nyonyaaaaaaaa blog na,,,

  3. Waw.. bgs poto2nya… minta no penginapannya mba..🙂
    mau trip sm tmen2 nie…
    mksh..

  4. wah kereeeen,,,
    keep posting gan..jadikan indnesia tujuan traveller dunia🙂
    visit balik blog aku ya thx 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: