You Get what You’ve Paid (saat travelling)

Dalam travelling, besarnya biaya akan menjadi hal yang (seringnya) dipertimbangkan matang-matang. Biaya akan disesuaikan dengan budget yang kita miliki tergantung destinasi travelling. Biasanya, semakin jauh destinasi maka biaya yang dikeluarkan akan semakin besar karena masalah transportasi. Contohnya jika kita travelling ke pulau seribu, tentu biayanya tidak sebesar jika kita travelling ke Papua atau NTT. Karena biaya transportasi yang dibutuhkan sangat mahal mengingat kita akan menggunakan pesawat untuk menuju destinasi tersebut, belum lagi jika kita harus beberapa kali berganti pesawat dengan jenis yang lebih kecil mengingat tempat yang letaknya dipelosok.

Tapi ternyata destinasi yang jauh tidak selalu menjadi penyebab biaya travelling membengkak. Umumnya untuk travelling ala backpacker ke jogja hanya menghabiskan biaya Rp. 300- 500.000, dengan transportasi menggunakan kereta ekonomi, penginapan sederhana, sewa motor dan makan ala kadarnya. Tapi banyak diantara traveller yang bisa menghabiskan biaya hingga Rp. 2.000.000 dengan destinasi yang sama. Koq bisa? mahal banget! disinilah “You Get what You’ve Paid” berlaku. Dengan “Paid” sebesar Rp. 3.000.000 untuk travelling ke Jogja, tentu akan “Get” sesuatu yang berbeda dengan yang hanya “Paid” sebesar Rp. 500.000. Dengan membayar Rp. 2.000.000 kita akan ke jogja menggunakan pesawat, bukan kereta ekonomi, menginap di hotel berbintang, sewa mobil, makan direstoran dll.

“You Get what You’ve Paid” juga berlaku saat mengikuti sebuah open trip. Kadang sebuah event open trip akan dikenakan biaya yang lebih besar dibanding event serupa. Misalnya  trip ke Bali, ada yang hanya di kenakan biaya  Rp. 750.000, ada pula yang Rp. 3.000.000. Yang “Paid” Rp. 750.000 akan “Get”  akomodasi & konsumsi sederhana, transportasi dan biaya saat trip berlangsung saja. Tanpa biaya transportasi menuju Bali menggunakan pesawat, akomodasi di hotel berbintang, makan di restoran, biaya diving, kegiatan extra saat trip berlangsung dll seperti yang “Paid” sebesar Rp. 3.000.000 dapatkan.

Jadi, Masih berani bilang mahal apa yang kamu “Paid” tanpa mempertimbangkan apa yang akan kamu “Get”??

Be a smart traveller🙂

About Aliya Mu'afa

Backpackers, graphic designer, blogger and founder triphemat.com

Posted on July 24, 2012, in my journal, Travelling. Bookmark the permalink. 7 Comments.

  1. Ada juga yang dengan Rp 0 bisa kemana2.. bahkan dapat fasilitas yang tidak dinyana2.. kemaren saya dr Sarinah – Rangkasbitung – Tangerang = Rp 0, dengan hitching mobil, dan mobil yang saya tumpangi beraneka ragam, dari Alphard, Xenia, Avanza, sampe mobil bak pasir, bak sayur, patroli jalan raya. Malah ada teman saya dr Surabaya – Jkt = Rp 0, dengan hitching pesawat. betul2 Rp 0. Ada penumpang yg batal pergi, dan tiketnyapun dikasih.
    Tapi semua itu tidak akan mudah bagi pemula. Harus dengan mental kuat, tahan malu, serta niat baik dan hubungan baik dg orang yang baru kita kenal…
    Apa semua orang berani malu seperti itu??

    • nah…..artinya you will get what you have paid juga kan? “paid” disini artinya tidak selalu uang. bisa juga keberanian, mental yg kuat serta kesabaran. dengan membayar dengan hal tersebut, melalui hitching kita akan “get” tumpangan yang akan membawa kita ke sebuah destinasi.

  2. hehehe yg protes soal ini biasanya malah nggak pernah jalan2

  3. patroli rutin pagi sob,
    izin nyimak dulu.
    salam kenal & sukses selalu untuk warga wordpress.
    terimakasih.

  4. Setuju banget!😀

  5. Setubuh eh setuju🙂

  1. Pingback: You Get what You’ve Paid (saat travelling) | Trip Hemat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: